TENTANG

Lau Ne dikelola oleh Komunitas KAHE Maumere, menyajikan informasi, isu, gagasan, wacana, atas praktik kesenian/kebudayaan dan karya-karya seni yang berbasis dan tertuju pada aktivasi isu, potensi, dan modal-modal sosial-kultural. Melalui pembacaan terhadap kesenian, Lau Ne menawarkan sudut pandang alternatif untuk melihat fenomena-fenomena sosial, budaya, ekonomi dan politik yang berlangsung di masyarakat, dalam skala lokal maupun global. Sepanjang tahun 2020-2021, fokus utama Lau Ne adalah mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil riset dan proses penciptaan fora serta aktivitas kesenian bersama warga (artistic encounter) di Kampung Wuring. Inisiatif ini diberi nama Crossing Borders dan diselenggarakan atas kerja sama Komunitas KAHE dan Teater Garasi/Garasi Performance Institute, didukung oleh Voice Global. Lau Ne diambil dari bahasa Krowe, secara harafiah berarti di pesisir/pantai. Frasa tersebut merepresentasikan visi media ini yang coba menghadirkan narasi-narasi pinggiran (subversi) dan alternatif mengenai seni dan masyarakat.